Upaya Pencegahan Penyakit Malaria

Authors

  • Maifrizal D-III Sanitasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jabal Ghafur
  • Khairin Khatami D-III Sanitasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jabal Ghafur

DOI:

https://doi.org/10.54460/jifa.v8i2.69

Keywords:

Upaya, Pencegahan, Malaria

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular yang disebabkan plasmodium termasuk kelompok parasit protozoa yang di tularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan sampel sebanyak 68 KK di gampong Baro Yaman Kecamatan Mutiara Barat Kabupaten Pidie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang berpengetahuan baik sebanyak 48 orang, responden yang berpengetahuan cukup sebanyak 20 orang, responden dengan pengahasilan  rendah sebanyak 28 responden dan  yang penghasilannya tinggi sebanyak 40 responden. Sedangkan dari jenis pekerjaan yang tertinggi IRT yaitu sebanyak 21 responden, sedangkan yang paling sedikit PNS yaitu 9 responden. Persentase frekuensi jawaban responden tentang ada peran petugas Kesehatan yaitu sebanyak 30 responden dan frekuesi jawaban responden tidak adanya peran petugas kesehatan yaitu sebanyak 38 responden dan responden yang menggunakan kelambu yaitu sebanyak 37 responden sedangkan responden yang tidak menggunakan kelambu yaitu sebanyak 31 responden

References

Alim, A., Adam, A., & Dimi, B. (2020). Prevalensi Malaria Berdasarkan Karakteristik Sosio Demografi. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 19(01), 4–9. https://doi.org/10.33221/jikes.v19i01.399

Astin, N., Alim, A., & Zainuddin, Z. (2020). Studi Kualitatif Perilaku Masyarakat dalam Pencegahan Malaria di Manokwari Barat, Papua Barat, Indonesia. Jurnal PROMKES, 8(2), 132. https://doi.org/10.20473/jpk.v8.i2.2020.132145

Darmawansyah, Habibi, J., Ramlis, R., & Wulandari. (2019). Determinan Kejadian Malaria. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8(3), 136–142. https://doi.org/10.33221/jikm.v8i03.370

Dinkes. Aceh (2017), Profil Kesehatan Aceh Tahun 2017, Aceh.

Gitanurani, Y., & Nuryani, D. D. (2016). Hubungan Pemakaian Kelambu, Kebiasaan Begadang dan Penggunaan Obat Nyamuk dengan Kejadian Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Rajabasa Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2015. Jurnal Cendekia Medika.

Harpenas, Syafar, M., & Ishak, H. (2016). Pencegahan Dan Penanggulangan Malaria Pada Masyarakat. Jurnal Kesehatan MANARANG, 2(1), 33–39. https://doi.org/https://doi.org/10.33490/jkm.v2i1.11

Irawati, Ishak, H., & Arsin Arsunan. (2017). Karakteristik Lingkungan Penderita Malaria di Kabupaten Bulukumba Environmental Characteristics of Malaria Patients in Bulukumba. Afiasi:Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Irwan. (2017). Epidemiologi Penyakit Menular. CV.Absoloute Media Kemenkes. (2014). Pedoman Manajemen Malaria. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kabbale, F. G., Akol, A. M., Kaddu, J. B., & Onapa, A. W. (2013). Biting patterns and seasonality of anopheles gambiae sensu lato and anopheles funestus mosquitoes in Kamuli District, Uganda. BioMed Central, 6(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/1756-3305-6-340.

Kemenkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Kemenkes RI. (2014). Profil Kesehatan Indonesia 2014. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2017a). Buku Saku Penatalaksanaan Kasus Malaria. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2017b). Pedoman Teknis Pemeriksaan Malaria. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indoneisa 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementrian Kesehatan RI. (2016). Infodatin Pusat Data dan Infomasi Kementrian Kesehatan RI MALARIA. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Khariri, F. M. (2019). Proporsi spesies parasit yang menjadi penyebab infeksi malaria di Indonesia berdasarkan Hasil Riset Kesehatan Dasar ( Riskesdas ) The proportion of parasite species that are the cause of malaria infection in Indonesia base on. PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON, 5(1), 38–41. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m050108

Lewinsca, M. Y., Raharjo, M., & Nurjazuli, N. (2021). Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Malaria Di Indonesia : Review Literatur 20162020. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(1), 16–28. https://doi.org/10.47718/jkl.v11i1.1339

Lubis, R., Sinaga, B. J., & Mutiara, E. (2021). Pengaruh Pemakaian Kelambu, Kawat Kasa dan Kondisi Geodemografis Terhadap Kejadian Malaria di Kabupaten Batu Bara. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 20(1), 53– 58. https://doi.org/10.14710/jkli.20.1.53-58 Nur et al., 2020

Lumolo, F., Pinontoan, O. R., & Rattu, J. M. (2015). Analisis Hubungan Antara Faktor Perilaku Dengan Kejadian Malaria Di Wilayah Kerja Puskesmas Mayumba Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal E-Biomedik, 3(3), 856–871. https://doi.org/10.35790/ebm.3.3.2015.10322

Mayasari, R., Andriayani, D., & Sitorus, H. (2016). Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Malaria di Indonesia (Analisis Lanjut Riskesdas 2013). Buletin Penelitian Kesehatan, 44(1), 13–24. https://doi.org/10.22435/bpk.v44i1.4945.13-24

Melisah, & Nuryani, D. D. (2016). Hubungan Kebiasaan Keluar Pada Malam Hari dan Memakai Obat Nyamuk Dengan Kejadian Malaria di Gampong Lempasing Kecamatan Teluk pandan kabupaten pesawaran 2015. Jurnal Dunia Kesmas, 5(2), 91–94. https://doi.org/doi.org/10.33024/jdk.v5i2.462

Muh.Arief, N., Arif, M. I., & Erlani. (2020a). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria (Studi Literatur) Factors Related To The Event Of Malaria Disease(Study Of Literature). Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 20(2), 206–211. https://doi.org/https://doi.org/10.32382/sulolipu.v2i20.1859

Moleong. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Notoatmojo Soekidjo, (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Notoatmodjo. (2014). Promosi Kesehatan. Rineka Cipta. Pratama, G. Y. (2015). Nyamuk Anopheles sp dan faktor yang mempengaruhi di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. Jurnal Majority, 4(1), 20–27

Rangkuti, A. F., Sulistyani, S., & W, N. E. (2017). Faktor Lingkungan dan Perilaku yang Berhubungan dengan Kejadian Malaria di Kecamatan Panyabungan Mandailing Natal Sumatera Utara. Balaba: Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara, 13(1), 1–10. https://doi.org/10.22435/blb.v13i1.4672.1-10

Resi, E. M., Widyaningrum, B., Poltekkes, S., & Kupang, K. (2017). Karakteristik Individu dan Perilaku Penderita Malaria Di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang Individual Characteristics and Behavior of Malaria Patients in Oesapa Village, Kelapa Lima Subdistrict, Kupang City. Semnaskesling.Poltekeskupang.Ac …, 237–242.

Riyanto, A. (2016). Aplikasi Metode Penelitian Kesehatan. Yogyakarta : Nuha Medika

Santjaka, A. (2013). Malaria Pendekatan Model Kausalitas. Nuha Medika.

Santy, S., Fitriangga, A., & Natalia, D. (2014). Hubungan Faktor Individu dan Lingkungan dengan Kejadian Malaria di Gampong Sungai Ayak 3 Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau. EJournal Kedokteran Indonesia, 2(1), 21–28. https://doi.org/10.23886/ejki.2.3186

Saputro, K. P., & Siwiendrayanti, A. (2015). Hubungan Lingkungan Sekitar Rumah Dan Praktik Pencegahan Dengan Kejadian Malaria Di Gampong Kendaga Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara Tahun 2013. Unnes Journal of Public Health., 4(2), 76–83. https://doi.org/10.15294/ujph.v4i2.5038

Sepriyani, Andoko, & Perdana, A. A. (2018). Faktor Risiko Kejadian Malaria Di Wilayah Kerja Puskesmas Biha Kabupaten Pesisir Barat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Khatulistiwa, 5(3), 77–87. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29406/jkmk.v5i3.1572

Sutarto, & B, E. C. (2017). Faktor Lingkungan, Perilaku dan Penyakit Malaria. Agromed Unila, 4(1), 271–278

Sucipto. (2015). Manual Lengkap Malaria: Aspek Lingkungan Vektor Malaria, Malaria dan Kehamilan, Pengobatan Penderita Malaria, Pengendalian Malaria, Insektisida dan Formulasi. Gosyen Publishing.Talombo, U. B. M. G., Ardi, M. M., & Lintin, G. (2018). Analisis Faktor Risiko Utama Terhadap Kejadian Malaria Di Wilayah Puskesmas Kampung Baru Luwuk Tahun 2013-2015. Jurnal Ilmiah Kedokteran, 5(2), 1–13.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian dan Pengembangan (RnD). Bandung: Alfabeta.

V. Babo, M., & A. Dwiatmoko, I. (2020). Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjangkitnya Penyakit Malaria Dengan Menggunakan Model Regresi Logistik Binimial. Asimtot : Jurnal Kependidikan Matematika, 2(1), 27–37. https://doi.org/10.30822/asimtot.v2i1.498

Wardani, D. W. S. R., & Arifah, N. (2016). Hubungan antara faktor individu dan faktor lingkungan dengan kejadian malaria. Jurnal Majority, 5(1), 86–91

WHO. (2015). World Malaria Report 2015. Ganeva: World Health Organization.

WHO. (2017). World malaria report 2017. Ganeva: World Health Organization.

WHO. (2018). WHO | The World malaria report 2018. Ganeva: World Health Organization.

Wibowo. (2017). Risiko Kejadian Malaria Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Cikeusik. Mkmi, 13(2), 139–146. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.30597/mkmi.v13i2.1985

Widoyoko, Eko. ((2016). Penelitian Hasil Pembelajaran di Sekolah. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Willa, R. W., & Kazwaini, M. (2015). Penyebaran Kasus dan Habitat Perkembangbiakan Vektor Malaria di Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ekologi Kesehatan, 14(3), 218–228.

Downloads

Published

2023-12-31

How to Cite

Maifrizal, & Khairin Khatami. (2023). Upaya Pencegahan Penyakit Malaria . Jurnal Assyifa’: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe, 8(2), 41–51. https://doi.org/10.54460/jifa.v8i2.69