PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG BERAT BAYI LAHIR RENDAH
DOI:
https://doi.org/10.54460/jifa.v7i1.23Abstract
Berat bayi lahir rendah masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia dan memberikan kontribusi terhadap kematian bayi. Salah satu strategi dalam penyerangan penurunan angka kematian bayi yaitu dengan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang berat bayi lahir rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang berat bayi lahir rendah di wilayah kerja Puskesmas Mongeudong Kota Lhokseumawe. Desain penelitian yang digunakan d eskriptif . Populasi dari penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Mongedong yang berjumlah 255 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik p urposive samplingyang berjumlah 72 orang dan instrumen yang digunakan dalam bentuk kuesioner serta analisa data yang digunakan adalah analisa univariat . Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 29 orang (40,3%) dibandingkan dengan responden yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 23 orang (31,9%) dan pengetahuan cukup sebanyak 20 orang (27,8%). Dari hasil penelitian ini diharapkan ibu hamil dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang berat bayi lahir rendah serta melakukan gangguan kehamilan secara rutin agar dapat memperhatikan perkembangan janin sehingga bayi yang dilahirkan dapat lahir dengan normal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Agusri, Rizki Maulidya , Madinah Al Mekkah Rahma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada JIFA (Jurnal Assyifa' Ilmu Kesehatan) ;





